Incognito

Terkadang penatku meluap hingga tercekat
Kupandangi semesta dalam tatapan tua tak bermakna
Peluh mendesir menjawab keringnya hati
Meradang dalam fikir yang kian melesat

Deretan makna kuresapi satu demi satu
Buaian jiwa kian hari kian menderu
Terkadang terfikir tentang satu
Tuk dapat kuraih harapan yang melagu

Bayang itu kian tapaki hati
Meniti sepi, menanti pagi
Semakin siang semakin berkelebat
Semakin senja semakin hebat

Semukah ini?
Nyatakah ini?
Kuharap, jawaban itu kelak kan kudapati
dalam siraman merdu ridho Illahi

(Know what I mean?) :p

 

Depok 26 Juni 2009 – 4 Rajab 1430 H

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s