Intermezzo of Me

Setelah gw pikir2, sepertinya sifat asli manusia itu sulit diubah…

Sebenernya ini pengalaman gw pribadi..

Saya itu orangnya pendiem, penyendiri, cuek stadium 4, males berkata2, ga terlalu suka sama orang yg banyak omong, dan ga terlalu suka keramaian. Dari jaman TK sampe SMA kelas 1 gw masih seperti begitu. tapi lama-kelamaan saya menyadari kalo ternyata kita butuh pergaulan. kita butuh untuk bisa ngomong, mengemukakan pendapat, mau dengerin orang, gak egois, ga cuek stadium 4, bisa empati, minimal simpati… dan lain-lain, dan saya memang merasa kalo ternyata sedikit demi sedikit saya mulai berubah, saya mulai bisa membuka diri terhadap lingkungan, saya ternyata bisa jadi orang yg cukup ngocol (ini pendapat dari kacamata saya sendiri, kalo ada yg keberatan sok we mangga), dan bisa mulai berempati ke orang2 di sekeliling saya.

Tapi, ternyata seramai apapun kehidupan saya sekarang, suatu ketika pasti saya pengen banget untuk jadi penyendiri lagi, pendiem, males berkata2, walaupun saya tau terkadang itu nggak baik, tapi sifat dasar saya dari orok memang begitu. Tapi sebenernya justru saya bersyukur karena dengan begitu saya masih merasa bahwa gw seorang “Tri Cahyo Wibowo” ya tetep “Tri Cahyo Wibowo” ga ada yang berubah, saya punya sifat khas seperti itu.

Dan jujur aja dalam kesendirian saya bisa berfikir lebih, gw bisa intropeksi diri, bermuhasabah, yah walaupun terkadang jadi kebablasan.

Yah, begitulah… Aku, jika tiba saatku, ku tak mau ada yang mengganggu, begitu juga kau (chairil Anwar)

Domo Arigatou

 

Depok, 23 Juli 2009 – 1 Sya’ban 1430 H

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s