Menanti Pagi

Jiwaku serasa ingin melayang, terbang merentang menanti cahaya yang tak kunjung datang…

Terhampar luas tentang rasa yang masih dalam, sekalipun hanya mengawang…

Bagai granat, mortir, dan molotov yang menderu…
Namun, tak mampu kalahkan dentuman reaksi fisi yang berantai dalam lecut detik tak terdebat…

Terkadang…
Paras sepi nan senyap meletup, sekalipun tersimpan anggun dalam lipatan waktu…

Berkembang indah, menuju akhlak permata penenang hati…
Tabahkan diri seseorang yang diam di sini…

Menanti pagi… :]

 

Depok, 11 April 2009 – 16 Rabi’ul Akhir 1430 H

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s